Pasuruan Meri.co.id – Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) untuk pertama kalinya menggelar Career Day bagi pelajar SMK/SMA/MA sederajat, Rabu (9/9/2026).

Kegiatan bertema “Menjembatani Talenta SMK/SMA/MA Sederajat Kabupaten Pasuruan Menuju Dunia Kerja” tersebut digelar di SMKN 1 Bangil dan dibuka langsung oleh Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo.

Kepala Disnaker Kabupaten Pasuruan, Rakhmat Syarifudin mengatakan, kegiatan ini bertujuan membantu para siswa mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja setelah lulus sekolah.

Menurutnya, masih banyak pelajar yang membutuhkan informasi terkait pilihan karir, proses rekrutmen, hingga keterampilan yang dibutuhkan perusahaan.

“Career Day ini menjadi wadah mempertemukan siswa, pemerintah dan perusahaan. Selain memberikan informasi dunia kerja, juga membuka akses magang, pelatihan dan kesempatan kerja,” ujar Rakhmat.

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut diikuti sekitar 1.200 pelajar SMK/SMA/MA sederajat se-Kabupaten Pasuruan. Para peserta mendapatkan pembekalan tentang kesiapan mental, sikap kerja, pembuatan CV, penyusunan lamaran, hingga teknik menghadapi wawancara kerja.

Sementara itu, Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo berharap kegiatan tersebut dapat memberikan bekal bagi pelajar dalam menentukan masa depan setelah menyelesaikan pendidikan.

“Setelah lulus ada pilihan, melanjutkan kuliah, berwirausaha atau masuk dunia kerja. Semua harus dipersiapkan sejak sekarang,” katanya.

Bupati juga mengingatkan para pelajar agar selalu meminta doa dan dukungan orang tua serta tetap rendah hati ketika meraih kesuksesan.

“Jangan menjadi pribadi yang sombong, karena keberhasilan juga tidak lepas dari dukungan orang tua, teman dan lingkungan,” pesannya.

Kepala SMKN 1 Bangil, A. Syamsul Hadi menambahkan, Career Day menjadi kesempatan bagi siswa untuk mengenal kebutuhan dunia kerja sejak dini.

“Ini kegiatan untuk mengenalkan anak-anak tentang apa yang dibutuhkan dunia kerja. Harapannya, lulusan sekolah di Kabupaten Pasuruan bisa mengisi kebutuhan tenaga kerja di daerah sendiri,” pungkasnya. (*/red)