Pasuruan meri.co.id – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna bersama DPRD Kabupaten Pasuruan. Dalam pidatonya, Bupati memaparkan sejumlah capaian makro ekonomi dan sosial yang menunjukkan tren positif sepanjang tahun pertama kepemimpinannya.
Ia mengungkapkan bahwa kondisi ekonomi Kabupaten Pasuruan terus menguat. Berdasarkan data BPS, pertumbuhan ekonomi mengalami peningkatan sebesar 0,32% menjadi 5,66%. Capaian ini dibarengi dengan kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) sebesar 0,91% hingga mencapai angka 73,02%.
“Capaian kinerja makro Kabupaten Pasuruan tahun 2025 secara umum menunjukkan progres yang menggembirakan, di mana indeks pembangunan manusia mengalami kenaikan đáng kể dan angka kemiskinan berhasil kita tekan,” ujar Bupati dalam sidang paripurna tersebut.
Sektor kesehatan juga menunjukkan progres positif dengan naiknya Umur Harapan Hidup (UHH) menjadi 74,81 tahun. Sementara itu, angka kemiskinan berhasil ditekan dari 8,69% pada tahun 2024 menjadi 8,21% di tahun 2025.
Pemerintah Kabupaten Pasuruan menetapkan empat prioritas utama pembangunan untuk mendukung transformasi ekonomi inklusif. Salah satu yang ditekankan adalah kemudahan akses layanan bagi masyarakat.
“Kami berkomitmen untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Saat ini, pengurusan administrasi kependudukan seperti KTP dan Akta Kelahiran cukup diselesaikan di tingkat kecamatan, tidak perlu lagi jauh-jauh ke ibu kota kabupaten,” tegas Bupati.
Selain itu, prioritas lainnya mencakup:
Peningkatan Layanan Dasar: Penguatan Puskesmas induk dengan layanan 24 jam.
Ketahanan Sosial Ekonomi: Penguatan ekonomi masyarakat pasca-pandemi dan penyesuaian anggaran.
Tata Kelola Pemerintahan: Transformasi birokrasi berbasis elektronik (E-Government).
Bupati juga menjelaskan adanya penyesuaian kebijakan anggaran menyusul dinamika regulasi nasional. Hal ini menyebabkan beberapa pergeseran anggaran pada perangkat daerah guna memastikan penggunaan dana yang tepat sasaran.
“Penyesuaian ini dilakukan untuk merespons instruksi efisiensi belanja agar setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan rakyat Pasuruan,” tambahnya.
Di akhir sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada DPRD, Forkopimda, ulama, dan tokoh masyarakat. Beliau berharap rekomendasi konstruktif dari dewan dapat terus meningkatkan kinerja pelayanan menuju Pasuruan yang maju dan sejahtera.(*/red)
