Pasuruan meri.co.id – Memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia dan HUT ke-20 perusahaan sepatu yang ada di jalan raya Gunung Gangsir-Pandaan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan berbeda dengan perayaan pada umumnya dengan lomba-lomba dalam memeriahkannya.
Dengan 2.700 pegawainya PT Berkat Ganda Sentosa menggelar kampanye anti narkoba, kegiatan ini berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Pasuruan sebagai wujud dukungan terhadap program pemerintah dalam memberantas peredaran narkoba, khususnya di wilayah Kecamatan Gempol yang dikenal rawan penyalahgunaan narkotika.
Acara dimulai dengan istighotsah dan doa bersama, dilanjutkan dengan sosialisasi bahaya narkoba yang disampaikan langsung oleh tim BNN Kabupaten Pasuruan. Tidak hanya bersifat edukatif, kegiatan ini juga dikemas meriah dengan hiburan musik.
HRD PT Berkat Ganda Sentosa Wahyu Budi Priyanto menegaskan, bahwa kegiatan ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam menjaga lingkungan kerja yang sehat dan produktif.
“Kami ingin seluruh karyawan terbebas dari narkoba. Kolaborasi dengan BNN ini bukan hanya seremonial, tapi langkah nyata mendukung program P4GN agar perusahaan bersinar menuju Indonesia bersinar, yaitu bersih dari narkoba,” kata Wahyu, Senin (25/8).
Menurut Wahyu, pemilihan tema anti narkoba juga relevan dengan kondisi di sekitar perusahaan Kecamatan Gempol, lokasi PT Berkat Ganda Sentosa, merupakan wilayah dengan tingkat peredaran dan penyalahgunaan narkoba tertinggi di Kabupaten Pasuruan.
“Karena itu, perusahaan punya tanggung jawab moral untuk ikut berperan dalam pencegahan, terutama di kalangan pekerja. Karyawan yang sehat dan bebas narkoba tentu lebih fokus dan bersemangat dalam bekerja,” tambahnya.
Kepala BNN Kabupaten Pasuruan Masduki mengapresiasi perusahaan yang peduli akan bahaya narkoba yang dapat merusak kinerja pegawai hingga keluarga nantinya, dengan sosialisasi ini bahaya nanrkoba bisa diketahui dan macam-macam narkotika.
“Kita apresiasi perusahaan yang masih peduli dengan pegawai akan bahaya nanrkoba, tidak hanya merusak dirinya tapi juga pekerjaan hingga keluarga,” ucap Masduki.
Antusiasme karyawan terlihat sejak awal hingga akhir acara aktif mendengarkan materi sosialisasi serta bergembira dalam hiburan yang disediakan. Bagi perusahaan kegiatan ini diharapkan menjadi tradisi baru dalam peringatan ulang tahun perusahaan, di mana semangat kebangsaan dipadukan dengan kampanye sosial yang bermanfaat langsung bagi karyawan dan masyarakat sekitar. (red)
