PASURUAN Meri.co.id – Dalam rangka memperingati Hari Stroke Sedunia yang jatuh setiap 29 Oktober, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangil, Kabupaten Pasuruan, menggelar kegiatan edukasi kesehatan gratis bagi masyarakat.
Kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk kepedulian RSUD Bangil dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyakit stroke, sekaligus memberikan pemahaman mengenai pentingnya pencegahan dan penanganan secara dini.
Dalam kegiatan edukasi tersebut, RSUD Bangil menghadirkan dr. Risqon Nafiah, Sp.N, dokter spesialis neurologi atau saraf, yang memberikan pemaparan mengenai penyakit stroke, mulai dari faktor risiko, gejala awal yang harus diwaspadai, hingga langkah penanganan ketika seseorang mengalami serangan stroke.
Masyarakat diberikan pemahaman bahwa stroke merupakan kondisi kegawatdaruratan medis yang membutuhkan penanganan secepat mungkin. Keterlambatan dalam mengenali gejala dan membawa pasien ke fasilitas kesehatan dapat meningkatkan risiko kecacatan permanen, bahkan mengancam keselamatan jiwa.
Karena itu, masyarakat diimbau untuk mengenali tanda-tanda awal stroke, seperti wajah mendadak tidak simetris, kelemahan atau mati rasa pada salah satu sisi tubuh, serta kesulitan berbicara secara tiba-tiba.

Melalui edukasi tersebut, masyarakat juga berkesempatan memperoleh informasi kesehatan secara langsung dari dokter spesialis, sehingga dapat memahami langkah-langkah pencegahan serta pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala.
RSUD Bangil berharap momentum peringatan Hari Stroke Sedunia tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan.
Penerapan pola hidup sehat, pengendalian tekanan darah, menjaga kadar gula dan kolesterol, serta rutin melakukan pemeriksaan kesehatan menjadi langkah penting untuk menekan risiko terjadinya stroke.
Dengan kegiatan edukasi kesehatan gratis ini, RSUD Bangil terus berupaya meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya terkait penyakit stroke.
Mengenali gejala lebih awal dan segera mendapatkan pertolongan medis merupakan langkah penting untuk menyelamatkan nyawa serta meminimalkan risiko kecacatan akibat stroke.(*/red)
