PASURUAN, MeRI.CO.ID – DINAS Perikanan Bersama Tim Penggerak PKK Kabupaten Pasuruan terus aktif melakukan perluasan kampanye gemar makan ikan di beberapa wilayah Lokus stunting.
Ketua TP PKK kabupaten pasuruan Ny lulis irsyad yusuf (22/8) mengajak ibu-ibu warga desa lebakrejo kecamatan porwodadi untuk memasak dengan bahan dasar ikan yang tidak asing lagi bagi anak-anak. Berbagai macam makanan seperti bakso ikan , dimsum martabak dan lain-lain.
Agar makanan disukai anak-anak , buatlah hidangan yang semenarik dan selucu mungkin karena anak suka dengan hal-hal yang lucu “sebagai orang tua kita harus kreatif membuat makanan yang lucu-lucu . Agar disukai anak kita ” Tetangnya
Menurut lulis masih kurangnya konsumsi ikan di kabupaten pasuruan, terutama anak-anak menjadi perhatian bersama. Betapa pentingnya mengkonsumsi ikan sebagai hidangan wajib bagi keluarga. Sebab selain banyak mengandung nutrisi yang untuk perkembangan otak karena mengading omega3, vitamin , mineral ,protein dan lainnya.
“Inilah yang seharusnya disampaikan ke anak-anak agar semua anak gemar makan ikan ” Terangnya.
Sehari sebelumnya Wakil Ketua I TP PKK Kabupaten Pasuruan, Ny Nanik Asnawati Mujib Imron pada hari senin (21/8) mengajak ibu-ibu warga desa pakukerto untuk memasak berbagai jenis kudapan berbahan ikan juga . namun saat itu yang dipilih masak siomay, lantaran makanan yang satu ini sangat populer di lidah masyarakat, termasuk anak-anak.

Menurut Nanik, ikan memiliki kandungan gizi yang sangat baik untuk tumbuh kembang anak. Selain itu, ikan bisa diolah menjadi menu makanan yang beragam, seperti dimsum, sup kimlo, martabak dan lainnya. Sehingga tinggal pintar-pintarnya para ibu untuk bagaimana bisa membuat olahan ikan menjadi semenarik mungkin.
“Karena anak-anak tak sama dengan dewasa. Kalau lihat makanannya dikemas baik, menarik dengan bentuk yang lucu, anak pasti pengen makan. Dan inilah tugas orang tua, khususnya ibu,” harapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan, Alfi Hasanah menambahkan bahwa perluasan kampanye gemar makan ikan dilakukan di 4 titik tambahan, yakni Kecamatan Sukorejo, Purwodadi, Bangil dan Puspo.
Di setiap kampanye, pihaknya mengundang para ibu agar meningkatkan pemahaman akan pentingnya ikan sebagai lauk utama di meja makan.
“Kami undang para ibu di setiap kecamatan. Target kami adalah lokus stunting meski tidak menjangkau semuanya karena keterbatasan anggaran,” imbuhnya.
Dengan perluasan kampanye, Alfi berharap angka konsumsi ikan (AKI) di Kabupaten Pasuruan terus meningkat setiap tahunnya.
“Kampanye ini kita gelar supaya gizi anak terpenuhi, kuat dan cerdas melalui makanan yang masuk ke tubuh . Angka konsumsi ikan mulai tahun 2020 sebesar 38,24 persen kemudian naik pada 2021 menjadi 47,46 persen dan tahun 2022 kemarin menjadi 54,63,” tutupnya. (*/red)
