Pasuruan meri.co.id – Dalam upaya memperkuat tata kelola perusahaan yang profesional dan berbasis mitigasi risiko, Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta menggelar kegiatan Sosialisasi Manajemen Berbasis Risiko. Kegiatan ini berlangsung sehari penuh di Hotel Royal Senyiur Prigen pada Senin, 9 Desember 2024.

Acara ini menghadirkan dua narasumber utama, yaitu Za’ari, S.T., selaku Direktur Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta, dan Dr. Khoirul Huda, S.H., M.Hum., yang juga menjabat sebagai Dewan Pengawas. Kedua narasumber menyampaikan materi tentang pentingnya penerapan manajemen risiko di seluruh unit kerja untuk mendukung pencapaian target perusahaan secara berkelanjutan.

Dalam sambutannya, Za’ari, S.T. menyampaikan, “Manajemen berbasis risiko bukan hanya sebuah kebutuhan, melainkan kewajiban bagi setiap organisasi modern. Dengan pemahaman yang mendalam, kita dapat mengidentifikasi potensi risiko sejak dini dan merancang strategi mitigasi yang efektif.”

Adapun peserta yang mengikuti kegiatan ini adalah seluruh Kepala Bagian, Kepala Unit, Kepala Sub Bagian, dan Kepala Urusan di lingkungan Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman menyeluruh mengenai konsep dan aplikasi manajemen risiko, sehingga dapat diterapkan secara sistematis di setiap lini organisasi.

Dr. Khoirul Huda, S.H., M.Hum. menambahkan bahwa penerapan manajemen berbasis risiko akan memperkuat tata kelola perusahaan, terutama dalam menghadapi tantangan di era yang penuh ketidakpastian. “Dengan budaya manajemen risiko, setiap keputusan yang diambil akan lebih terukur dan terarah, sehingga mendukung kinerja perusahaan secara optimal,” ujarnya.

Melalui sosialisasi ini, diharapkan Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta mampu mengintegrasikan prinsip-prinsip manajemen risiko ke dalam operasional perusahaan. “Kami berharap setiap unit kerja dapat merancang strategi operasional yang efektif, mendukung pencapaian target bisnis secara berkelanjutan, dan memastikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkas Za’ari, S.T. (*/red)