Pasuruan meri.co.id – Guna meningkatkan profesionalisme kerja serta meminimalisasi potensi kesalahan dalam pencatatan meter pelanggan, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Giri Nawa Tirta menggelar Inhouse Training Water Meter Reader. Kegiatan ini diikuti seluruh petugas pembaca meter dan jajaran tenaga administrasi di lingkungan Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta.

Pelatihan yang berlangsung secara interaktif tersebut dibuka langsung oleh Direktur Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta, Za’ari, S.T.

Dalam sambutannya, Za’ari menegaskan bahwa petugas pembaca meter merupakan salah satu ujung tombak perusahaan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Akurasi data yang diperoleh dari lapangan sangat menentukan validitas tagihan pelanggan sekaligus menjaga kredibilitas perusahaan di mata publik.

“Pembaca meter bukan sekadar mencatat angka, tetapi juga menjadi mata dan telinga perusahaan di lapangan. Karena itu, sinergi antara petugas lapangan dan tenaga administrasi yang mengolah data harus berjalan selaras tanpa hambatan informasi,” ujar Za’ari, S.T.

Sinergi Lapangan dan Administrasi

Pelatihan ini sengaja melibatkan tenaga administrasi guna menciptakan kesamaan persepsi serta standardisasi prosedur kerja. Dengan demikian, setiap kendala teknis yang ditemukan di lapangan, seperti meteran rusak, buram, atau sulit diakses, dapat segera dilaporkan dan ditindaklanjuti oleh bagian administrasi.

Beberapa poin utama yang menjadi fokus dalam Inhouse Training ini antara lain:

-Teknis Pembacaan Akurat

Tata cara membaca indeks meter air secara tepat guna menghindari human error.

-Pemanfaatan Teknologi

Optimalisasi penggunaan aplikasi maupun perangkat digital pendukung pencatatan meter.

-Komunikasi Publik

Pembekalan aspek pelayanan pelanggan (customer service) bagi petugas saat menghadapi keluhan maupun pertanyaan pelanggan di lapangan.

-Validasi Data

Sinkronisasi data lapangan dengan sistem penagihan (billing system) di kantor pusat agar proses administrasi berjalan lebih cepat dan akurat.

Melalui pelatihan ini, manajemen Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta berharap dapat terus menekan angka kehilangan air (Non-Revenue Water/NRW) sekaligus meningkatkan kepuasan pelanggan melalui transparansi dan akurasi tagihan yang semakin baik.(red)