Tim teknik perumda giri nawa tirta lakukan pengecekan tandon air

 

PASURUAN – Memasuki musim kemarau, Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Kabupaten Pasuruan mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengantisipasi penurunan debit sumber air baku. Upaya ini dilakukan guna memastikan pelayanan kepada pelanggan tetap optimal dan pasokan air bersih tetap terjaga.

Direktur Utama Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta Za’ari ST melalui kepala bagian umum Yusup BP mengatakan, penurunan curah hujan yang terjadi selama musim kemarau berpotensi mengurangi kapasitas produksi di sejumlah sumber mata air. Karena itu, diperlukan langkah antisipatif dan manajemen yang terukur agar distribusi air kepada pelanggan tidak terganggu.

Adapun sejumlah strategi yang diterapkan Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta antara lain:

1. Pengendalian Kehilangan Air (Non-Revenue Water/NRW)

Perusahaan meningkatkan pengawasan terhadap kebocoran pipa transmisi dan distribusi untuk memastikan air yang diproduksi dapat tersalurkan secara maksimal kepada pelanggan.

2. Optimalisasi Distribusi Air

Perumda menerapkan rekayasa jaringan distribusi dan sistem pengaturan aliran air ke wilayah yang berpotensi mengalami kekurangan pasokan. Langkah ini dilakukan agar seluruh pelanggan tetap memperoleh layanan secara merata.

3. Pengerukan Sedimen dan Pembersihan Sumber Air Baku

Petugas teknis secara berkala melakukan pengerukan sedimen serta pembersihan sampah di area intake agar aliran air baku menuju instalasi pengolahan tidak terhambat.

4. Penyiagaan Armada Tangki Air Gratis

Sebagai langkah darurat, Perumda menyiapkan armada mobil tangki air yang siap mendistribusikan air bersih secara gratis ke wilayah yang mengalami gangguan pasokan maupun daerah yang terdampak kekeringan.

5. Percepatan Penanganan Kebocoran Pipa

Tim Spill Control Team (SCT) dioptimalkan untuk mempercepat penanganan kebocoran pada jaringan distribusi guna menekan tingkat kehilangan air.

6. Sinergi dengan BPBD

Perumda menjalin koordinasi intensif dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan dan instansi terkait untuk memetakan wilayah rawan kekeringan, khususnya di Kecamatan Lumbang, Pasrepan, dan sekitarnya.

7. Pencarian Sumber Air Baru

Perumda juga terus melakukan pemetaan dan pencarian sumber air baru guna menambah pasokan air baku dan mengantisipasi penurunan debit pada sumber yang sudah ada.

Selain itu, manajemen Perumda Air Minum Giri Nawa Tirta mengimbau masyarakat untuk mulai membiasakan penggunaan air secara hemat. Pelanggan juga disarankan menampung air saat aliran lancar sebagai cadangan serta segera melaporkan apabila terjadi kebocoran pipa atau gangguan distribusi di lingkungan masing-masing (*/red)