WASHINGTON DC, MeRI.CO.ID – AS saat ini sedang memantau dengan ketat kemungkinan uji coba bom nuklir Korea Utara.
Hal tersebut disampaikan Kementerian Pertahanan AS alias Pentagon pada Selasa (24/1/2023), sebagaimana dilansir Yonhap.
Juru Bicara Pentagon Brigadir Jenderal Pat Ryder menyampaikan bahwa Washington juga bekerja sama dengan para sekutunya mempersiapkan diri atas potensi uji coba nuklir tersebut.
“Kalian sudah pernah mendengar dari kami sebelumnya bahwa kami masih khawatir Korea Utara sedang mempersiapkan uji coba nuklir ketujuh,” kata Ryder dalam press briefing harian.
“Itu tentu akan menjadi aksi destabilisasi di kawasan, dan juga itu adalah hal yang kami terus perhatikan,” sambung Ryder.
Korea Utara sendiri telah melakukan uji coba bom nuklir keenamnya pada 2017.
Para pejabat di Korea Selatan dan AS menyampaikan sebelumnya bahwa Pyongyang dapat melakukan uji coba bom nuklir lagi kapan saja.
Mereka menambahkan, Korea Utara tampaknya sudah merampungkan semua persiapan untuk melakukan uji coba bom nuklir.
“Kami akan bekerja sama dengan para mitra dan sekutu kami di kawasan untuk persiapan,” kata Ryder menanggapi pertanyaan upaya apa yang akan dilakukan AS dalam merespons uji coba bom nuklir Korea Utara. (red/tnc)
