PASURUAN, MeRI.CO.ID – RABU (22/02/2023) siang Aula Kecamatan Beji di Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan ramai dipadati puluhan ibu-ibu dari beberapa desa di Kecamatan Beji. Mereka sangat antusias mengikuti workshop pelatihan ketrampilan pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial tahun 2023.
Acara ini gelar oleh Pemda Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) untuk melatih para ibu rumah tangga agar bisa membuat tudung saji, tempat minum, tutup kue sampai tissue. Apalagi sebentar lagi memasuki bulan Ramadhan atau menjelang lebaran, tentunya pernak-pernik di atas meja yang akan disuguhkan ke tamu selalu banyak dicari.
Momen itulah yang ditangkap oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Pasuruan untuk melatih para ibu rumah tangga agar bisa membuatnya.
Pelatihan tersebut dibuka oleh Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi PKB, Samsul Hidayat dan dihadiri oleh Camat Beji, Wijaya Sugianto serta Kabid Perpustakaan, Siti Asih.
Menurut Siti, tujuan digelarnya pelatihan tak lain untuk memberikan motivasi kepada masyarakat agar gemar membaca. Sehingga hasil yang telah dibaca dapat dikejawantahkan dalam sebuah usaha yang bernilai tambah.
“Ujungnya adalah memberdayakan masyarakat itu sendiri. Dalam hal ini ibu-ibu rumah tangga yang bisa membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Kalau sudah begitu,untuk meningkatkan pendapatan keluarga sudah pasti akan bisa dilakukan,” kata Siti di sela-sela acara.
Dijelaskannya, program workshop pelatihan ketrampilan pengembangan perpustakaan berbasis inklusi sosial ini sudah dilaksanakan sejak tahun 2022. Dan untuk tahun ini, pelatihan yang sama akan digelar selama 15 kali dengan target sasaran peserta dari kecamatan satu ke kecamatan lainnya.
Harapannya, selesai pelatihan, peserta bisa mempraktekkannya di rumah dan bisa memulai untuk berbisnis jikalau produk yang dibuatnya diminati banyak orang.
“Pelatihan hari ini adalah yang kedua. Dan rencananya tahun ini akan kita gelar selama lima belas kali,” singkatnya. (rif)
