Pasuruan, Meri.co.id– Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional ( BBPJN) setelah melakukan evaluasi terhadap jalan raya pantura yang berada di Desa Tambakrejo, Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan yang kerap terendam banjir setiap musim penghujan.
Dengan bencana banjir yang mengganggu aktivitas lalulintas, maka pada tahun ini akan meninggikan untuk menghindari banjir dengan cara meninggikan permukaan jalan.
PPK 3.4 BBPJN Jawa Bali I Made Gede Widhiyasa menyampaikan tahun ini penanganan di lokasi banjir Kraton ada peninggian perkerasan jalan dengan rigit. Dari perbatasan kota hingga sepanjang 400 meter ke arah barat sampai pertigaan kraton.
”Dengan peninggian permukaan jalan pantura sepanjang 400 meter yang kerap terendam banjir, akan mempermudah lalu lintas nantinya,” kata Made, Jum’at (7/2).
Diungkapkan elevasi jalan di wilayah Tambakrejo yang cukup rendah menjadi sasaran air menggenang saat air sungai Welang meluber, kondisi itu membuat kawasan tambakrejo kraton selalu tergenang.
“Sangat rendah jalan raya yang ada, sehingga jadi tempat genangan air dari sungai dan pemukiman,” ucapnya.
Peninggian jalan menjadi solusi jangka panjang untuk mengurangi dampak banjir di Tambakrejo, proyek ini ditargetkan bisa berjalan pertengahan bulan ini.
“Peninggian jalan merupakan solusi yang ada, semoga terealisasi pada pertengahan bulan ini dilaksanakan,” tutupnya.(*/red)
