PASURUAN, MeRI.CO.ID – TAHUN ini, Pemkab Pasuruan kembali dapat bantuan dari pemerintah pusat sebesar 3 miliar guna membedah/memperbaiki ratusan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang ada di Kabupaten Pasuruan.
Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan, Eko Bagus menguraikan, ada sebanyak 150 unit rumah yang akan dibenahi menggunakan dana sokongan pemerintah pusat. Melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) tersebut, Pemkab Pasuruan akan mendapat dana stimulan atau bantuan anggaran sebesar Rp 3 miliar dari APBN.
“Setiap unitnya, akan mendapat dana stimulan Rp 20 juta,” ungkapnya.
Program tersebut jelas akan membuat jumlah RTLH yang akan ditangani bertambah. Karena, selain anggaran dari APBN, Pemkab Pasuruan juga mengalokasikan dana Rp 22 miliar dari APBD dan DBHCHT 2023.
Dana tersebut diproyeksikan untuk membenahi 1.130 RTLH di Kabupaten Pasuruan. “Tentunya dengan tambahan support ini, akan menekan jumlah RTLH di Kabupaten Pasuruan,” sampainya.
Karena, sampai saat ini, jumlah RTLH di Kabupaten Pasuruan, cukup tinggi. Ada belasan ribu rumah yang tak layak huni.
Pemkab Pasuruan bakal menanganinya secara bertahap. Sesuai kemampuan anggaran. Serta support dari berbagai pihak. (*/red)
