Pasuruan, Meri.co.id – Aksi Pawai dengan diakhir berebut isi ancak yang dibawah oleh masyarakat Desa Watuagung, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan dalam kegiatan Selamatan Desa yang digelar dilapangan desa setempat, padaa Minggu (28/7) siang.
Kegiatan ini digelar oleh masyarakat desa setempat sebagai rasa syukur atas karunia yang diberikan kepada petani, dengan hasil pertanian yang melimpah bisa dirasakan hasilnya.
Ancak-ancak sebelum diperebutkan kepada masyarakat desa diarak keliling mengikuti jalan desa, dimana ancak-ancak berisikan hasil pertanian, jajanan pasar, hingga nasi dengan lauk ayam bakar.
Masyarakat yang berebut isi ancak merupakan bagian dalam mencari berkah, apa yang telah diberikan oleh alam kepada masyarakat untuk bisa berbagi kepada yang lainnya.
Didik Harianto selaku Kepala Desa menyampaikan kegiatan selamatan desa ini merupakan ucapan rasa syukur warga desa yang mayoritas petani, akan hasil panennya selama ini melimpah ruah dan merasakan hasilnya.
” Kegiatan selamatan desa digelar setiap tahun setelah panen raya, dimana masyarakat petani mengucapkan raya syukur atas limpahan rezeki yang diberikan,” kata Didik.
Hal senada juga diutarakan oleh tokoh pemuda Nur Khabib, acara selamatan desa ini merubah tradisi yang tidak boleh musnah dimakan jaman, agar generasi muda dapat melestarikan budaya dan tradisi.
“Kegiatan selamatan desa merupakan budaya dan tradisi yang tidak boleh musnah dimakan jaman, agar bisa dilestarikan nantinya sebagai warisan budaya,” ucap Habib sapaan akrab tokoh pemuda desa Watuagung.
