SURABAYA, MeRI.CO.ID – DUA tersangka dugaan korupsi dana hibah APBD Jatim Ilham Wahyudi alias Eeng dan Abdul Hamid akhirnya dilimpahkan ke Kanwil Kemenkumham Jatim oleh Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Kakanwil Kemenkumham Jatim, Imam Jauhari membenarkan bahwa jajarannya menerima pelimpahan dua orang tahanan baru dari Jaksa KPK terkait kasus dugaan tindak pidana korupsi suap pengurusan alokasi dana hibah bersumber dari APBD Jatim.

“Rutan Kelas I Surabaya menerima dua tahanan baru dari KPK,” ujar Imam Jauhari di Surabaya, Minggu (12/2/2023).

Imam menyatakan bahwa keduanya diantar oleh Jaksa KPK, Arif Suhermanto. Dan diterima oleh Staf Administrasi dan Perawatan Rutan Kelas I Surabaya. Baik Ilham maupun Abdul akan ditahan selama 20 hari ke depan.

“Sambil menunggu agenda sidang pertama, keduanya akan ditempatkan dalam blok masa pengenalan lingkungan (mapenaling) maksimal selama dua pekan ke depan,” lanjut Imam.

Sementara itu, Karutan Surabaya Wahyu Hendrajati menyatakan bahwa keduanya dalam keadaan sehat. Sehingga tidak ada yang khusus untuk pelayanan kesehatan.

“Sudah diperiksa oleh perawat dan dokter rutan Surabaya, dan keduanya dalam keadaan sehat,” ujar Hendra.

Untuk perlakuan dan pelayanan pun keduanya akan diperlakukan dan dilayani sesuai dengan SOP yang ada. Tidak ada pengistimewaan.

“Keduanya juga belum boleh dikunjungi siapapun selama menjalani masa orientasi. Kecuali ada permohonan dari aparat penegak hukum untuk kepentingan penyidikan lanjutan atau penyelesaian berkas perkara,” tegas Hendra. (*/red)