PASURUAN, MeRI.CO.ID – UNTUK mengantisipasi agar taman tidak mengalami kekeringan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Pasuruan kian meningkatkan penyiraman taman.
Menurut Kepala DLH Kabupaten Pasuruan Heru Ferianto mengungkapkan, peningkatan intensitas penyiraman taman dilakukan dengan memaksimalkan pengoperasian armada yang ada.
Satu armada, bisa beroperasi antara 3 sampai 5 pengangkutan air. Padahal, sebelumnya, hanya sekali hingga dua kali.
“Kami memiliki empat armada truk tangki 5 ribu liter dan beberapa kendaraan roda tiga. Memasuki kemarau, pengoperasian kendaraan memang kami tingkatkan. Bisa sampai 5 ritase atau 5 kali pengangkutan air untuk satu armada. Padahal, sebelumnya, hanya kisaran dua ritase untuk satu kendaraan,” ujar Heru.
Peningkatan penyiraman taman itu dilakukan untuk mecegah agar tanaman tidak layu. Hal ini seiring dengan teriknya matahari.
“Ketika turun hujan, penyiraman yang kami lakukan kondisional. Tapi, sekarang rutin setiap hari kami lakukan penyiraman,” sambungnya
Ia menambahkan, peningkatan penyiraman taman bisa saja dilakukan. Ketika memasuki puncak kemarau. Sehari bisa dua kali beroperasi, pagi dan sore.
Untuk sementara, sehari sekali. Cuma, airnya yang disiramkan lebih diperbanyak, jauh berbeda dengan sebelumnya,” paparnya. (*/red)
