PASURUAN, MeRI.CO.ID – RENCANA revitalisasi Pasar Bangil sudah lama menggelinding dipermukaan. Namun, hingga kini belum ada tanda- tanda akan direalisasikan. Keterbatasan anggaran jadi salah satu penyebabnya.

Menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Pasuruan Diana Lukita Rahayu mengungkapkan, Pemkab Pasuruan memang menginginkan agar pasar Bangil menjadi ikon pasar modern di wilayah kabupaten pasuruan. Untuk itu pasar Bangil perlu direvitalisasi

Namun, hal itu belum bisa dilakukan . Karena belum ada ketersediaan anggaran untuk mewujudkannya. “Belum bisa merevitalisasi karena terganjal anggaran,” ungkapnya

Pemkab sendiri bukan tanpa upaya. Meskipun anggaran daerah belum tersedia, bukan berarti rencana itu di pupuskan begitu saja. Upaya masih dilakukan, dengan mengusulkan ke pemerintah pusat . Sebab, biaya untuk merevitalisasi Pasar Bangil membutuhkan dana yang tak sedikit. Miliaran rupiah bisa disedot untuk pasar setempat agar lebih modern.

“Kami tetap usulkan ke pusat, supaya bisa mendapat sokongan anggaran,” timpalnya.(*/red)