Penumpang membawa barang bawaan di Terminal Purabaya (Bungurasih), Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (3/7). Berdasarkan data Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Terminal Purabaya, jumlah calon penumpang yang memanfaatkan mudik Lebaran melalui Terminal Purabaya lebih dari 80 ribu orang. ANTARA FOTO/Umarul Faruq/ama/16

SURABAYA, MeRI.CO.ID – MENJELANG Libur Hari Raya Idul Fitri tahun ini, berbagai moda transportasi mulai penuh dengan trayek para pemudik yang ingin merayakan lebaran di kampung halaman atau di desa.

Seperti yang terjadi di terminal Purabaya Bunggurasih yang mulai dipadati pemudik, Minggu (16/4/2023). Seluruh armada bus baik dalam provinsi atau antarprovinsi (AKDP) dan AKAP) terpantau dipenuhi penumpang berbagai jurusan.

Pada arus mudik Lebaran tahun ini, UPTD Terminal Purabaya mempersiapkan 2.700 armada bus AKDP dan 120 armada bus dengan rute AKAP. Banyaknya armada ini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang pada puncak arus mudik H-2 Lebaran.

Pengawas Pelayanan Terminal Purabaya, Niken Sari Wulandari menuturkan, hari ini sudah terlihat peningkatan para pemudik yang ingin pulang ke kampung halaman. Kalau sebelumnya penumpang Purabaya rata-rata setiap harinya adalah 11.000 penumpang, kini naik 5 persen atau sekitar 11.550 penumpang.

“Kenaikan terjadi setiap hari sejak 1 April 2023 lalu,” katanya.

Niken mengatakan, penumpang didominasi pemudik tujuan Malang, Blitar dan Tulungagung. Kemudian untuk angkutan antarprovinsi paling banyak tujuan Solo, Yogyakarta dan Jakarta.

Salah satu penumpang tujuan Tulungagung, Rusminingsih, mengatakan, sejak pagi dia sudah berangkat ke Purabaya dari rumah kosnya yang ada di Ngagel Tama. Dia memilih untuk pulang ke kampung halaman lebih awal biar tak berdesak-desakan di bus.

“Alhamdulillah tadi nggak sampai antre. Datang sudah langsung dapat bus, agak nunggu sebentar sih. Tapi sudah bisa langsung jalan,” katanya. (*/red)