MOJOKERTO, MeRI.CO.ID – PARA oknum pemburu hewan liar yang tidak bertanggungjawab diduga menjadi penyebab utama terjadinya kebakaran yang melanda 18 hektar Taman Hutan Rakyat (Tahura) R Soerjo, tepatnya di Blok Jati Sawit.

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Abdul Khakim mengatakan, kebakaran terjadi di Blok Jati Sawit area Tahura R Soerjo masuk wilayah administratif Desa Gumeng, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.

“Kebakaran yang terjadi pada, Rabu tanggal 16 Agustus 2023 tersebut menyebakan 18 hektar lahan di Blok Jati Sawit area Tahura R Soerjo terbakar. Blok Jati Sawit berupa lahan ilalang, vegetasi gambut, sempu dan tanaman bambu,” ungkapnya, Kamis (17/8/2023).

Masih kata Khakim, diduga oknum pemburu hewan liar menjadi penyebab kebakaran. Oknum tersebut melakukan aktivitas pembakaran, namun karena cuaca panan sehingga menyebabkan api merempet ke lahan dengan tanaman ilalang, vegetasi gambut, sempu dan bambu.

“Dugaan sementara karena adanya aktivitas pembakaran yang dilakukan oleh oknum pemburu hewan liar. Diduga api merembet ke lahan Tahura R Soerjo, petugas gabungan yang memadamkan kebakaran kesulitan memadamkan api sehingga menyebabkan sekitar 18 hektar lahan Tahura R Soerjo terbakar,” katanya.

Selain petugas dari BPBD Kabupaten Mojokerto dan Tahura R Soerjo, anggota Koramil dan Polsek Gondang serta potensi relawan juga turun. Dengan menggunakan beberapa batang ranting pohon yang masih berdaun di bagian ujungnya, yang digunakan petugas sebagai ‘senjata’ untuk menaklukkan kobaran api.

“Sekitar pukul 18.10 WIB, api yang membakar lahan ilalang, vegetasi gambut, sempu dan tanaman bambu semakin mengecil dan dinyatakan padam. Petugas mendapatkan laporan adanya kebakaran di Blok Jati Sawit terjadi sejak pukul 11.45 WIB atau sekitar 7,5 jam,” tegasnya.

Sebelumnya, kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Mojokerto, Rabu (16/8/2023) kembali terjadi. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto mencatat, setidaknya lahan seluas 18 hektar di Taman Hutan Rakyat (Tahura) R Soerjo terbakar. (*/red)