PASURUAN, MeRI.CO.ID – HADIR dalam pembukaan Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) Jawa Timur (Jatim) XXX yang diselenggarakan di Kota Pasuruan, Penjabat (Pj.) Bupati Pasuruan, Andriyanto memberikan motivasinya kepada para pegiat Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Baik yang ditujukan kepada pelaku usaha dari Kabupaten Pasuruan maupun dari Kabupaten/ Kota lainnya. Yakni mereka yang turut-serta berpartisipasi dalam Pameran UMKM dalam rangka menyambut MTQ Jatim.

Dalam visitasinya di acara yang digelar di Pusat Penelitian Perkebunan Gula Indonesia (P3GI) Kota Pasuruan tersebut, secara khusus, Pj. Bupati Andriyanto berdialog interaktif bersama para pelaku industri kreatif. Seraya membagikan semangat daya juangnya agar kian produktif dan inovatif dalam mengembangkan bisnisnya.

“Pada prinsipnya, pasar murah dan pameran ini menjadi sangat penting sebagai media promosi ragam produk UMKM Kabupaten Pasuruan. Terlebih ketika inflasi sudah mulai sering terjadi, kita harapkan karya, kreasi dan hilirisasi yang dilakukan oleh pegiat UMKM dapat berhasil,” ujarnya dalam kunjungannya bersama Gus Ipul sapaan familiar Walikota Pasuruan dan Wakil Walikota Pasuruan, Adi Wibowo pada hari Minggu (1/10/2023) petang.

Maka dari itu, Pj. Bupati Andriyanto berharap kepada seluruh pegiat UMKM agar benar-benar memaksimalkan event pameran untuk mempromosikan produknya supaya lebih dikenal khayalak. Sekaligus memintanya untuk memperluas jejaring usahanya dengan rajin berkolaborasi.

“Pameran UMKM ini kan pada gilirannya mengarah kepada potensi investasi baru. Setiap Kabupaten/ Kota di Jawa Timur tidak bisa berdiri sendiri, harus ada sinergitas dan kolaborasi. Sehingga sama-sama tumbuh berkembang agar ke depannya lebih eksis dan maju lagi,” kata pria berkacamata yang saat ini juga menjabat sebagai Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Provinsi Jawa Timur tersebut.

Di tengah obrolannya bersama pegiat UMKM Kabupaten Pasuruan yang berada di stan pameran, Pj. Bupati Pasuruan juga menyampaikan tentang upaya Pemerintah Daerah dalam menaikkan kelas Mangga Alpukat agar dapat diterima di pasar internasional. Hal itu juga yang melatarbelakangi kerjasama antara Pemerintah Kabupaten Pasuruan dengan Badan Standarisasi Instrumen Pertanian (BSIP) Kementerian Pertanian yang dilakukan pekan lalu.

“Kita ketahui, Mangga Alpukat kita coba buat standarisasi bekerjasama dengan BSIP Kementerian Pertanian. Kita punya produk bordir juga. Pameran ini benar-benar mengekspresikan ragam produk unggulan di Kabupaten Pasuruan dan Kabupaten/ Kota lainnya di Jawa Timur,” tuturnya sebelum beranjak menuju stan pameran UMKM dari Kabupaten/ Kota lainnya dan bergeser menuju lokasi Pembukaan MTQ XXX di Stadion Untung Suropati, Kota Pasuruan.

Dalam UMKM Expo yang merupakan rangkaian agenda MTQ Jatim tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) menampilkan aneka produk kriya unggulan. Sebut saja, busana muslim, peci dan bermacam produk bordir. Tidak ketinggalan pula, Mangga Alpukat sebutan familiar Mangga Klonal 21, icon hortikultura unggulan Kabupaten Pasuruan yang turut dipromosikan langsung oleh Pj. Bupati Andriyanto ditemani Asisten Pemerintahan dan Kesra, Diano Vela Fery Santoso bersama Kepala Disperindag, Diana Lukita Rahayu dan beberapa Kepala Perangkat Daerah terkait.

Sementara itu, pada saat membuka MTQ Jatim XXX, Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan rasa bangganya terhadap perhelatan yang berlangsung sangat meriah tersebut. Sembari menyampaikan bahwa diselenggarakannya MTQ bertujuan untuk mencari qori’-qori’ah, hafidz-hafidzah dan mufassir-mufassiroh terbaik yang akan mewakili Provinsi Jatim pada ajang MTQ Nasional tahun 2024.

“MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, namun upaya konkret mempelajari dan memaknai Al-Qur’an sebagai pedoman hidup. Karena di dalamnya terkandung nilai-nilai luhur yang dapat dimaknai,” tutur Gubernur Khofifah. (*/red)