Pasuruan, Meri.co.id – Peringatan Maulid Nabi Muhammad hampir dirayakan semua umat muslim yang ada, tidak ketinggalan para siswa-siswi yang ada di SD NU Kota Pasuruan ikut merayakan dengan kegiatan grebek gunungan jajanan.
Kegiatan ini baru pertama kali digelar di SD NU Kota Pasuruan sebagai bentuk rasa syukur yang diberikan kepada dan kecintaan kepada Nabi Mohammad sebagai panutan umat muslim.
Dalam peringatan Maulid Nabi kali ini pihak sekolah mengambil tema “melestarikan Islam Nusantara” dimana ada tradisi lokal yang berupa grebek yang diberikan dan diperebutkan yang memiliki makna sangat mendalam, hal ini disampaikan oleh Nur Farida Kepala Sekolah SD NU.
“Saat ini kita buat kegiatan dengan grebek gunungan dalam perayaan Maulid Nabi Mohammad, dalam kegiatan grebek memiliki makna yang mendalam,” ucap Nur Farida, Selasa (17/9).
Farida menyampaikan bahwa kegiatan grebek ini anak-anak diajarkan karakter dalam kehidupan, dimana apa yang kita peroleh harus diperjuangkan, bukan yang kita miliki dari pemberian hal ini terkandung dalam makna grebek yang biasa dilakukan oleh masyarakat Jawa.
“Grebek biasa dilakukan dalam ritual masyarakat Jawa, dimana yang diperoleh perlu perjuangan bukan semata-mata pemberian cuma-cuma,” jelasnya.
Ahmad salah satu siwa SD NU Kota Pasuruan menyampaikan kegiatan grebek baru pertama kali dilakukan dan meras senang dengan bisa berebut jajanan bersama teman sekolah.
“Sangat senang ada Maulid Nabi dengan berebut jajanan seperti di desa-desa, dan dapat jajan perlu perjuangan,” ucap Ahmad.
