Pasuruan, Meri.co.id – Viralnya video syur seorang pemandu lagu atau Ladies Company (LC) di beberapa group whatsapp yang setengah bugil di sebuah ruangan karaoke di kawasan pertokoan Gempol 9, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.
Dalam video dengan durasi 4 detik tersebut terlihat sang LC ditarik oleh pengunjung dan direkam saat mengenkan pakaian.
Dengan kejadian ini sang pemilik warung bersama LC mendatangi Polres Pasuruan untuk melaporkan oknum yang menyebarkan dan merekam video tersebut.
Dengan didampingi lembabga Pusat Studi dan Advokasi, Lujeng Sudarto mengatakan bahwa pihaknya ini sangat menyayangkan adanya penyebaran vidio syur tersebut. Tak hanya itu, dari pihak korban yang dimana LC yang berada dalam vidio tersebut juga mengalami kekerasan.
“Kali ini kami melaporkan dengan adanya tindakan penyebaran vidio syur yang sudah tersebar di gruo Whatsapp. Sehingga kami meminta kepada pihak aparatur hukum untuk menindak tegas dan mencari pelaku penyebar vidio tersebut,” kata Lujeng, Kamis (12/9).
Lujeng juga mengatakan bahwa dalam vidio yang berdurasi selama 4 detik tersebut sangat tidak pantas masuk dalam grup. Pasalnya pada grup, juga terdapat beberapa pejabat tingkat kecamatan dan tingkat desa.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno mengatakan bahwa pihaknya sudah menerima laporan tersebut. Dari hasil laporannya nanti akan ditindak lanjuti oleh kepolisian.
“Kami susah menerimanya dan berkas yang dilaporkan masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Selanjutnya tinggal menunggu hasil dari Satreskrim Polres Pasuruan,” Jelas Joko.
