Pasuruan meri.co.id – Badan Nasional Narkotika (BNN) Kabupaten Pasuruan bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pasuruan, melakukan kegiatan pencegahan dan mengantisipasi penyalahgunaan narkotika di kalangan sopir wisata Gunung Bromo di Tosari.

 

Kegiatan yang langsung dipimipin Kepala BNN Kabupaten Pasuruan Masduki, mengumpulkan puluhan sopir Jeep wisata Gunung Bromo yang mangkal di Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari.

 

Satu per satu setiap sopir diambil urine untuk dilakukan tes kandungan zat berbahaya (narkotika) untuk memastikan sopir-sopir ini bebas dari narkoba.

 

“Kegiatan ini merupakan sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Perhubungan dengan BNNK Pasuruan”. “Semoga kegiatan ini bisa berlangsung secara intensif untuk menciptakan Kabupaten Pasuruan bebas narkoba terutama di daerah Tosari,” Kata Masduki.

 

Sementara itu Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Pasuruan, Digdo Sutjahjo di sela-sela kesibukannya menyampaikan “Pengecekan ini merupakan salah satu upaya dari Pemerintah Kabupaten Pasuruan dalam memberikan pelayanan angkutan jeep wisata yang nyaman, aman dan selamat”.

 

“Kami akan melakukan sinergitas dengan beberapa stakeholder terkait baik BNNK, Kepolisian maupun instansi yang lain untuk menghindari kejadian yang tidak diinginkan” sambungnya.

 

Dari hasil pemeriksaan terhadap 37 kendaraan ditemukan 9 kendaraan yang tidak laik jalan, sedangkan hasil pemeriksaan urine yang dilakukan oleh BNNK Pasuruan terhadap 22 orang sopir semuanya negatif mengandung zat-zat yang berbahaya.(*/red)