Pasuruan meri.co.id- Ketua Komisi Xl DPR RI Mukhamad Misbakhun yang juga menjabat sebagai anggota MPR turun gunung dalam melakukan kegiatan penyerapan aspirasi masyarakat melalui program “Ekonomi Kerakyatan Yang Berkeadilan,” yang digelar di kantor Desa Durensewu, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Rabu (23/4).
Kegiatan hari ini merupakan program sebagai wakil rakyat yang berupa mandat untuk melaksanakan program yang dibawa, untuk menyambung program pemerintah pusat hingga ke bawah yaitu desa.
Dengan kegiatan turun gunung ke masyarakat tingkat desa ini banyak masukan yang diterima, dalam penyerapan aspirasi terutama dalam bidang perekonomian yang berkeadilan.
Ketua Komisi Xl DPR RI Mukhamad Misbakhun mengatakan, dengan menyapa masyarakat dalam aspirasi ini banyak belajar dari bawah untuk dilakukan di pusat, seperti yang dilakukan pemerintah Desa Durensewu yang berkeadilan dalam kesejahteraan ekonomi melalui usaha desa.
“Kita perlu belajar pada pemerintah desa, terbukti ekonomi di desa ini sangat baik yang dikelola, semua kembali sesuai dari asalnya,” kata Misbakhun.
Misbakhun juga menambahkan program pemerintah pusat melalui koperasi merah putih sangat membantu nantinya, dimana koperasi ini akan mengembalikan ekonomi kerakyatan yang sudah mati.
“Koperasi merah putih merupakan program yang kembali digairakan untuk membantu ekonomi di tingkat bawah,” ucapnya.
Disampaikan Sugeng Santoso selalu Kepala Desa program yang disampaikan oleh wakil rakyat DPR RI menjadi penyemangat dalam pembangunan dan berharap ada komunikasi terus yang menyambung.
“Dengan aspirasi DPR RI yang langsung ke masyarakat bawah, menjadi salah satu program yang harus terus disambung terutama untuk pembangunan pusat ke desa,” terangnya.
Dengan program yang mulai bentuk yaitu koperasi merah putih pihak pemerintah Desa sangat mendukung, terutama dalam meningkatkan perekonomian di bawah dengan meningkatkan sektor yang ada.
“Koperasi merah putih sudah mulai dibentuk di desa, nanti sangat membantu program pemberdayaan ekonomi melalui sektor unggulan desa,” tutupnya.(*/red)
