Pasuruan, Meri.co.id – Bakal calon bupati (Bacabup) Pasuruan KH. Abdul Mujib Imron (Gus Mujib) dalam meyakinkan para masyayikh dirinya nanti akan memperjuangkan usulan para masyayikh dan masyarakat Pasuruan, dalam pertemuan di pondok pesantren Is’adul Ummah Desa Susukanrejo, Kecamatan Pohjentrek, Kabupaten Pasuruan.

Dalam pertemuan tersebut keluarlah Ijtima’ oleh masyayikh dari kalangan pondok pesantren dan tokoh agama akan mendukung penuh pasangan calon KH Abdul Mujib Imron dengan Wardah Nafisah, dimana nantinya terpilih harus bermanfaat untuk kemaslahatan umat.

Program-program yang dibawahnya nanti benar-benar untuk memajukan sektor pendidikan, meningkatkan pelayanan dasar, dan memastikan kesejahteraan masyarakat Pasuruan.

Beberapa ulama yang hadir dalam pertemuan tersebut antara lain KH. Nurul Huda Gondangwetan, KH. Mas Muslim Ikrom Rembang, KH. Mas Kholili Nawawi Sidogiri, KH. Ahmad Rifa’i, KH. Junaidi Sholeh Gempol, dan KH. Yazid Bustomi Kraton.

Ketua Dewan Syuro DPC PKB Kabupaten Pasuruan, KH. Mujtaba Abdusshomad menyatakan, bahwa dukungan kepada Gus Mujib adalah hasil musyawarah yang murni dari para masyayikh. Terlebih setelah melakukan kajian mendalam terhadap berbagai isu terkait bakal pasangan calon yang didukung, yakni Gus Mujib dan Ning Wardah.

“Setelah mengkaji beberapa isu, termasuk kepemimpinan perempuan, kami sepakat mendukung Gus Mujib dan Ning Wardah, isu kepemimpinan perempuan ini sudah klir. Sejak zaman Gus Dur, di mana wakilnya juga seorang perempuan. Artinya, ini bukan hal yang perlu diperdebatkan lagi,” jelas Gus Mujtaba.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Ning Wardah sebagai calon wakil bupati justru memperkuat pasangan ini. Ning Wardah tidak hanya menjadi representasi perempuan, tetapi juga memiliki kapabilitas serta garis keturunan waliyullah Mbah Hamid.

“Dari segi keilmuan, calon yang kami dukung ini paling jelas, tidak ada keraguan, latar belakang pendidikannya kuat, dan insyaallah pendidikannya tertinggi dibanding calon lain,” ucapnya.

Gus Mujib menyampaikan komitmennya menjalankan amanah yang diberikan oleh para masyayikh. Ia menyadari bahwa tanggung jawab ini berat, namun yakin bahwa semua ini demi kemaslahatan Pasuruan.

“Saya berjanji akan menjalankan semua masukan dari para ulama dengan baik, karena saya percaya itu semua demi kebaikan Pasuruan. Saya dan Ning Wardah siap melaksanakan tugas ini untuk kemaslahatan masyarakat,” tutup Gus Mujib.